MA Nurul Huda Sedati Gelar Haflah Tasyakur dan Pengukuhan Guru Al-Qur’an

Sidoarjo — Madrasah Aliyah Nurul Huda Sedati menggelar kegiatan Haflah Tasyakur dan Pengukuhan bagi peserta program keagamaan, yang meliputi sertifikasi guru Al-Qur’an metode Ummi, tahfidzul Qur’an, serta madrasah diniyah. Kegiatan ini diikuti oleh 73 siswa MA yang berasal dari tiga program tersebut.

Acara diawali dengan kirab peserta menuju panggung pengukuhan yang berlangsung khidmat dan meriah. Selanjutnya, para peserta menampilkan kemampuan mereka melalui sesi micro teaching, dengan memperagakan keterampilan mengajar di hadapan para wali murid.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tes hafalan Al-Qur’an oleh santri tahfidz. Dalam sesi ini, salah satu peserta, ananda Aldin, berhasil menuntaskan hafalan sebanyak 10 juz dan dinyatakan lulus di hadapan para wali santri. Selain itu, para peserta juga menjalani tes baca kitab yang disimak langsung oleh wali santri, disertai sesi tanya jawab seputar nahwu, fiqih, dan kemampuan membaca kitab Taqrib.

Prosesi pengukuhan menjadi puncak acara. Dengan pembacaan “Bismillahirrahmanirrahim, kami kukuhkan kalian sebagai guru Al-Qur’an,” para peserta resmi dikukuhkan, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari hadirin.

Ketua Ummi Sidoarjo, Ustadz Iswahyudin, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga ilmu yang telah diperoleh. Ia berpesan agar para peserta tidak melupakan bekal dari para guru, senantiasa menghormati dan membahagiakan orang tua, serta menjaga salat lima waktu sebagai kunci kebahagiaan hidup.

Sementara itu, Kepala MA Nurul Huda Sedati, Nurul Badiah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta. Ia mengungkapkan bahwa banyak siswa yang telah dikukuhkan sebagai guru Al-Qur’an kini sudah mulai mengajar di TPQ sekitar, meskipun masih berstatus pelajar.

Ia juga berpesan khusus kepada siswa program tahfidz dan madrasah diniyah bahwa perjalanan mereka dalam menghafal Al-Qur’an dan mendalami kitab masih panjang. Oleh karena itu, mereka diharapkan dapat terus melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen MA Nurul Huda Sedati dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi keagamaan yang kuat dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.